[CERPEN ] Misteri Ramadan

Pada suatu sore seorang anak laki laki berumur 8 tahun yang sedang asyik bermain bersama teman teman sebaya nya bernama Ucup serta teman dekat nya bernama Heri
“Cup, kamu tau gak kalo besok kita bakal puasa loh!!” ujar Heri pada Ucup
“Ha?puasa?”sahut Ucup dengan nada bingung
“Iya, puasa mulai nanti malam akan memasuki bulan suci Ramadhan,masa kamu ga tau sih cup”
Ucup terdiam dengan raut wajah yang kebingungan.Ucup tidak tau apa itu puasa dan apa itu bulan ramadhan sementara teman teman sebayanya terus membahasnya. Menjelang pukul enam sore semua teman teman Ucup dan Heri kembali kerumah karena akan menjelang magrib.
Sesampainya Ucup dirumah, Ucup tidak berbicara apa apa hingga saat setelah Sholat magrib Ucup di hampiri oleh seorang gadis cantik bernama Lili.Lili merupakan kakak kandung Ucup yang masih SMA
“Cup,kamu kenapa?” Tanya kak Lili pada adik nya
“Ngak apa apa kok kak”jawab Ucup dengan ragu untuk menceritakan kegelisahan nya
“Cerita sini sama Kakak siapa tau Kakak bisa bantu”kata kak Lili pada Ucup
“Jadi gini kak,tadi pas aku main sama temen temen aku Heri bilang kalo besok kita akan puasa dan malam ini memasuki bulan Ramadhan,tapi aku ga tau puasa dan ramadhan itu apa”jawab Heri dengan nada yang sedih
“Oh jadi itu,sini kakak jelasin jadi puasa itu adalah menahan diri dari segala yang membatalkan puasa seperti makan,minum,dan juga perbuatan yang buruk, sementara bulan ramadhan itu adalah bulan suci bagi ummat Islam dimana ummat Islam akan berlomba lomba untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT”
Ucup tersenyum setelah mendengar penjelasan dari Kak Lili dan ia pun berterima kasih kepada kak Lili karena telah memberikan jawaban atas penasarannya itu. Setelah sholat isya berjamaah kak Lili kembali berkata kepada Ucup”Cup besok kita bakal sahur ya nanti Kakak bangunin kamu”ucak kak Lili”iya,kak”jawab Ucup mengiakan ucapan kakanya meskipun di tidak tau apa yang di maksud oleh Kakak nya.
“Cup,Ucup bangun yok kita sahur”suara yang tidak asing yang membangunkan Ucup ternyata itu adalah kakak Lili”heumm iya kak”jawab dengan nada yang mengantuk
Mereka berdua langsung menuju ke meja makan dan terlihat kedua orang tua mereka sudah berada di meja makan dan sudah tersedia makanan di meja tersebut Ucup dan kakak Lili langsung di suruh duduk di bangku masing masing untuk sahur bersama.Namun,Ucup kembali bertanya “kenapa kita makan tengah malam bu?”
Ibu,ayah serta kakak nya tersenyum dan ibu Ucup berkata”besok kita berpuasa dan kita harus mempersiapkan diri agar tidak terlalu lapar saat berpuasa besok dan juga sahur merupakan Sunnah Rasulullah”jawab ibu Ucup.Kemudian,Ucup kembali bertanya”apakah besok kita tidak bisa makan,dan minum?Ucup bertanya kembali kepada ibunya sambil makan sahur
“Iya nak”jawab ibu Ucup kembali
Keesokan harinya Ucup sudah mulai berpuasa dan merupakan kali pertama nya Ucup berpuasa.Di pagi harinya Ucup pergi bermain dengan teman-teman nya seperti biasanya hingga menjelang siang.Di hari itu matahari sangatlah terik, sehingga sangat terasa haus dan lapar.Ucup kembali ke rumah dengan keadaan yang lemas.kak Lili melihat adiknya Ucup yang sudah tergeletak di kasur lalu mendekati Ucup, melihat kehadiran sang kakak Ucup berkata kepada kak Lili
“Kak,Ucup udah ga tahan hari ini panas banget”kata Ucup
Kak Lili tersenyum mendengar keluhan adiknya itu
“Kak kenapa sih kita harus berpuasa?”tanya Ucup dengan raut wajah yang kebingungan
“Karna dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat:183 hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.Jadi,puasa itu adalah kewajiban kita sebagai ummat Islam”jawab kak Lili dengan nada lembut pada Ucup
“Emangnya apa sih kak manfaat dari berpuasa?”tanya Ucup kembali
Dengan tersenyum kak Lili menjawab kembali”puasa itu memiliki banyak sekali manfaat nya bagi ummat Islam dek.Salah satunya dengan berpuasa kita di ajarkan untuk bersabar dan menahan diri dari segala hal yang tidak baik.Dengan berpuasa kita di ajarkan untuk menahan hawa nafsu,rasa lapar,rasa haus dan perilaku buruk.
Dengan berpuasa juga bisa membantu kita untuk meningkatkan kesabaran dan lebih ikhlas menjalani hidup,serta kita akan lebih bersyukur dengan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita”penjelasan kak Lili.Ucup terkesima dengan penjelasan dari kak Lili”Dan kamu tau ga cup, Allah SWT menjanjikan surga bagi ummat muslim yang berpuasa sebulan penuh dengan kesabaran dan ketulusan hati nya”kata kak Lili menambahkan penjelasan nya
“Wah”jawaban Ucup takjub mendengar penjelasan kakak nya.Terlihat wajah gembira dari Ucup setelah tau makna puasa dan manfaat dari puasa,Ucup mulai semangat kembali dalam berpuasa karna Ucup teringat tentang penjelasan dari kak Lili bahwa Allah SWT menjanjikan surga bagi kita yang bersabar.
Menjelang Zuhur Ucup, Heri dan teman teman sebayanya sudah berkumpul di mesjid untuk sholat Zuhur berjamaah dan tadarus bersama.Setelah sholat dan tadarus ustadz memberikan beberapa nasehat kepada mereka mengenai bulan ramadhan “bulan ramadhan adalah bulan yang penuh dengan Rahmat Allah SWT,jadi jangan sia sia kan kesempatan ini perbanyak beribadah kepada Allah SWT”nasehat ustadz
“Ustadz, apakah ada hal yang istimewa di bulan Ramadhan?”tanya Heri kepada ustadz
“Di bulan Ramadhan ada satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan yaitu malam Lailatul Qadar, Allah berfirman bahwa siapa saja yang beribadah di malam tersebut maka surga adalah tempat bagi orang tersebut”jawab ustadz kembali.Ucup, Heri dan teman teman nya mengangguk sambil tersenyum mendengar penjelasan dari ustadz mereka.
Sepulang dari mesjid raut wajah Ucup terlihat bahagia kini dia tau apa artinya puasa yang sebenarnya dan keistimewaan bulan Ramadhan.Menjelang magrib terdengar suara azan yang artinya sudah waktunya berbuka puasa.Ucup,kak Lili,ibu dan ayah mereka semua berada di meja makan untuk berbuka puasa bersama sama.
Dengan rasa yang sangat bersyukur Ucup berkata kepada keluarga “Alhamdulillah hari ini puasa Ucup selesai walaupun agak berat karna ini kali pertama nya Ucup berpuasa”kata Ucup “Alhamdulillah”jawab keluarga nya.Ibu tadi ustadz bercerita tentang malam Lailatul Qadar kata ustadz malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan,jadi Ucup ingin jadi salah satu orang yang beribadah di malam itu”.
Mendengar itu kak Lili,ibu dan juga ayah merasa sangat bangga kepada Ucup.Setelah berbuka puasa bersama mereka lanjut sholat magrib berjamaah yang di imami oleh ayah dan mereka pergi bersama sama ke mesjid untuk sholat isya dan melaksanakan shalat tarawih berjamaah.
Di malam itu Ucup beserta teman teman sebayanya sholat dengan sangat khusyuk mereka semua mengharapkan pahala dari Allah SWT.Mulai dari malam itu Ucup, Heri dan teman teman nya berjanji memperbanyak amal ibadah kepada Allah SWT sesuai dengan yang di sampaikan oleh ustadz mereka,dan Ucup berjanji tidak akan tidak akan lagi mengeluh dan akan senantiasa bersabar serta bersyukur dengan segala nikmat yang diberikan kepada nya oleh Allah SWT.
Narasi penulis
Nur rahmi,nama panggilan Rahmi, lahir di Alue Nibong,Peureulak.Rahmi adalah anak dari pasangan Amirullah dan Asnah, merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara.Berasal dari keluarga yang sederhana namun memiliki cita cita yang tinggi untuk menjadi seorang penulis terkenal.Masih mengembangkan pendidikan di kelas 10 SMK.Sosok yang memiliki semangat tinggi dalam berkompetisi
Hobi membaca, menulis jurnal, puisi,melukis, menggambar,explore pengalaman baru, nonton dll. Cita cita menjadi seorang pelukis dan juga penulis terkenal di Indonesia.
Karya yang di terbitkan iyalah cerpen yang berjudul “Misteri Ramadhan”





