Gema Ramadan

Indahnya Ramadan Bersama Keluarga

Pernah disuatu hari Fadli dan keluarganya buka bersama (bukber) di sebuah kota, yang kota tersebut dinamakan Kota Langsa. Disana, Fadli sangat senang karena bisa berkumpul dengan banyak orang. Selain itu, Fadli juga sangat senang karena ada banyak makanan-makanan dan minuman-minuman yang enak.

Setelah berbuka puasa Fadli bersiap-siap untuk melaksanakan shalat tarawih di mesjid. Setelah Fadli bersiap-siap memakai baju koko, peci, dan sarung, lalu Fadli di panggil oleh sang ayah, lalu sang ayah pun berkata

β€œFadli ayo cepat”.

Lalu Fadli pun menjawab β€œiya sebentar”

Beberapa menit kemudian Fadli dan ayahpun pergi ke mesjid, disana Fadli dan sang ayah pun melaksanakan tarawih bersama-sama. Setelah selesai shalat tarawih Fadli dan sang ayah pun pulang kerumah. Tiba dirumah, Fadli dan keluarga siap-siap untuk tidur. Pada pukul 03.20 malam ibu Fadli bangun untuk memasak makanan, setelah sang ibu memasak lalu ibu pun membangunkan Fadli dan ayah untuk sahur. Ibu mengetuk-ngetuk pintu kamar Fadli, Fadli pun tidak bangun-bangun, lalu ibu pun berteriak

β€œFadli…….bangun…. ayo sahur….”

lalu Fadli pun bangun dan berkata β€œia bu…”

Fadli pun keluar dari kamar lalu pergi menuju kamar mandi untuk mencuci muka setelah mencuci muka, Fadli pergi menuju meja makan, Fadli melihat kalau ayahnya sudah duluan duduk di kursi. Selesai makan sahur Fadli dan keluarga siap-siap untuk menunggu imsak dan azan subuh, beberapa menit imsak pun tiba, tinggal menunggu azan subuh.

Tidak lama kemudian azan subuh pun dikumandangkan. Fadli, ayah dan ibu pergi ke mesjid untuk melaksanakan shalat subuh. Selesai shalat subuh Fadli bersama ayah dan ibunya pulang kerumah. Pada pukul 06.30 Fadli dan keluarganya joging agar Fadli dan keluarganya sehat. Selesainya joging mereka pun pulang kerumah. Pada pukul 16.00 sore Fadli dan keluarga nya pun pergi jalan-jalan untuk membeli makanan berbuka nanti.

Tiba di tempat yang ramai yang banyak orang menjual makanan, disana Fadli meminta kepada ibunya untuk beli es buah, gorengan, dan ayam crispy. Dan ibunya pun membeli demi sang anak. Selesai membeli makanan Fadli dan keluarga nya pun pulang kerumah. Tiba dirumah ibu Fadli menyiapkan makanan dimeja makan. Fadli duduk sambil menonton televisi. Tiba-tiba telpon berdering

”kring…kring…kring…”

lalu Fadli pun bergegas untuk mengambil telpon tersebut, lalu Fadli bertanya β€œhalo? Ini siapa”

lalu seseorang tadi menjawab β€œini teman-teman mu”.

Tanya si teman-teman, β€œFadli kami boleh gak kalo sore ini kami bukber di rumah mu,”

lalu Fadli pun mejawab, β€œboleh datang aja”.

Tidak lama kemudian datang lah teman-teman Fadli, lalu mereka bersama-sama menunggu waktu berbuka. Waktu berbuka pun tiba, akhirnya mereka pun berbuka dengan rasa yang sangat senang. Selesai berbuka, Fadli dan teman-temannya membereskan bersama meja makan (tempat mereka berbuka) mereka bersama-sama membereskan dapur, seperti mencuci piring, mengelap meja, menyapu lantai yang kotor.

Selesai membereskan dapur, teman-teman Fadli pun pulang, mereka pulang sebelum adzan isya. Selepas pulangnya teman-teman Fadli, Fadli ayah dan ibu pun pergi ke mesjid untuk melaksanakan ibadah shalat isya dan shalat tarawih, mereka pergi berjalan kaki bersama-sama. Sesampai nya di mesjid adzan pun dikumandangkan, sesudah bilal adzan, lalu bilal pun iqamah lalu mulailah shalat. Selesai shalat tarawih dan isya mereka pun pulang.

Pada puasa yang ke-15, Fadli dan teman-teman berbuka puasa di rumah gurunya. Fadli membawa makanan berbuka puasa seperti nasi, lauk, air kelapa, dan kue. Dan teman-teman Fadli membawa makanan dan minuman yang sama seperti Fadli. Pada pukul 17.00 sore mereka mulai pergi menuju rumah guru. Tiba dirumah guru mereka bersama-sama menyiapkan piring, gelas, sendok dan lain-lain dan disusun dengan rapi.

Tiba pukul 18.10 Fadli dan teman-teman dan guru pun mulai duduk melingkar dan tidak sabar segera berbuka dengan sajian makanan dan minuman yang enak. Tidak lama kemudian adzan pun dikumandangkan lalu mereka bersama-sama mengucap alhamdulillah akhirnya tiba waktunya berbuka, mereka hanya minum air kelapa dan 2 buah kurma, lalu mereka shalat magrib berjamaah di rumah guru.

Dengan menjadikan guru sebagai imam, dan Fadli bersama teman-teman sebagai makmum. Sesudah shalat magrib Fadli, guru dan teman-teman Fadli pun duduk dan sambung lagi untuk makan. Ada seorang teman Fadli yang makanannya sangat banyak, teman Fadli itu mencoba semua makanan dan minuman sampai kekenyangan. Lalu guru berkata

β€œ tidak bagus makan terlalu banyak itu bisa menimbulkan penyakit nantinya”

lalu teman-teman berkata β€œ iya! Saya tidak melakukannya lagi”

Fadli dan teman-teman pulang kerumah masing-masing.

 

Pada puasa yang ke- 20 Fadli bersama ayah dan ibunya membuat es buah yang isinya ada banyak macam ada buah naga, alpukat, belewah, semangka, timun, nangka, melon, pepaya, nanas, boba, agar-agar, mutiara, natadecoco, biji selasih. Dengan isinya yang bermacam-macam tentu rasanya pun pasti enak.

Sebelum membuat ayah dan ibu pergi berbelanja buah-buahan sesudah berbelanja ayah dan ibu pun pulang kerumah dan segera membuatya Fadli dan ayah membantu ibu memotong-mootong buah. Selesai buah di potong ibu membereskan semuanya dengan bantuan Fadli dan ayah es buah pun siap.

Pukul 16.00 sore Fadli dan keluarga menaruh es buah didepan rumah dan membungkus-bungkus es buah dalam kemasan dan membaginya kepada orang-orang yang lewat, Fadli pun sangat senang karena bisa membagi makanan kepada orang-orang. Setelah semua es buah terbagi kepada orang-orang Fadli bersama keluarganya pun masuk kedalam rumah. Fadli bersama ayah ibunya pun bersiap-siap untuk pergi dan berbuka diluar.

Ayah pun menyalakan mobil dan ibu pun bersiap dengan memakai baju yang cantik, begitu juga dengan Fadli. Setelah ibu dan Fadli memakai baju ibu dan Fadli keluar dari kamar dan menuju untuk segera naik mobil, ayah yang mengemudi, ibu duduk dibangku paling depan disamping ayah, dan Fadli duduk di bangku belakang.

Mereka pergi menuju coffe, tiba di coffe Fadli bersama keluarganya turun dari mobil dan hendak memasuki coffe, mereka memilih meja yang ada di tingkat atas. Disana Fadli bersama keluarganya merasa nyaman dan senang karena bisa berbuka di luar dan menikmati pemandangan dan ramainya orang-orang, serta dengan banyak bunga-bunga dan pohon hiasan.

Ibu berkata β€œtidak sia-sia kita pergi kesini!”

lalu Fadli pun menjawab β€œ iya! Fadli juga sangat suka”

 

lalu sambil menunggu waktu berbuka Fadli bersama keluarganya memesan makanan yang mereka inginkan, setelah memesan makanan pun dihidangkan. Lalu tibalah waktu nya waktunya berbuka, mereka pun berbukalah dengan saling menyuapkan makanan dan saling tertawa.

PenulisΒ  Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β : Mutiarani Hutagalung

AlamatΒ Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β  : Kr Tuan-Aceh Timur

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button