NASIONAL

Mengeluh Itu Tak Layak Bagi ASN

β€œMengeluh.” Begitulah sepucuk kata yang menjadi sorotan dalam amanat Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., saat memimpin upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Simpang Ulim, Rabu (12/11/2025).

Usai membacakan amanat Menteri Kesehatan RI, Bupati Al-Farlaky menyisipkan pesan khusus yang ditujukan kepada para tenaga kesehatan. Pesan itu menekankan pentingnya semangat melayani dan capaian kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Namun, satu hal yang menjadi golden point dalam amanatnya adalah soal β€œmengeluh.”

Menurut Bupati, mengeluh merupakan bentuk ketidakpuasan terhadap sesuatu yang dianggap kurang. Lazimnya, keluhan muncul ketika kehendak tidak tercapai sesuai rencana atau seseorang merasa tidak cukup dengan apa yang dimiliki.

β€œNamun, konteks mengeluh bagi ASN sungguh tidak layak. Pemerintah telah menjawab segala kebutuhan ASN sesuai dengan proporsinya,” tegas Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati Al-Farlaky juga membacakan maklumat reflektif bagi para ASN yang kerap mengeluh:

β€œBapak Ibu sekalian, kita memang sering mengeluh tidak bisa memberikan waktu pelayanan yang banyak. Namun, di luar sana ada banyak orang yang tidak seberuntung kita.

Ada orang yang makan duluan baru dia bekerja, tetapi ada juga orang yang harus bekerja dahulu baru bisa makan.

Pekerjaan kita yang menumpuk adalah harapan bagi mereka yang menganggur.

Makananmu yang sederhana adalah impian bagi mereka yang kelaparan.

Saldomu yang sedikit adalah impian bagi mereka yang terlilit utang.

Badanmu yang sehat adalah impian bagi mereka yang sakit.

Rumahmu yang kecil adalah impian bagi mereka yang tergusur.

Maka, banyaklah bersyukur β€” bahkan atas sandal jepit yang kamu miliki, karena ada orang yang tidak memiliki kaki.

Dan impian hidup yang kamu keluhkan hari ini, bisa jadi adalah impian hidup bagi jutaan orang yang telah meninggal.”

Bupati menutup pesannya dengan ajakan untuk selalu bersyukur.

β€œSemua kita kerap kali mengeluh atas rahmat dan nikmat yang Allah berikan. Semoga kita tergolong orang-orang yang mampu mensyukuri nikmat-Nya,” tutup Bupati Al- Farlaky (***).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button