OPINI

Menyongsong Ramadan Dengan Akal Sehat

Laqad  khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm

Artinya: sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

Begitu lah sepotong ayat suci Al-Quran yang dilantunkan khatib Jum’at mengawali isi khutbah Jum’at di masjid Agung Darussalihin, Idi, 1/3.

Ayat ini mendiskripsikan bagaimana Allah telah menciptakan kita insan yang sangat indah. Dimana komponen organ tubuh kita diatur dan ditempatkan dengan rapi dan baik dibandingkan makhluk Allah lainnya.

Seperti Allah menciptakan kepala dan menempatkan kepala manusia itu di bagian atas, ini maksudnya berada diatas yang tertinggi diantara organ tubuh lainnya.

Didalam kepala, Allah juga isikan otak untuk berpikir mana yang baik dan tidak baik. Hingga otak mampu mentransfer pikiran yang diberikan itu cukup sempurna untuk seorang hamba.

Secara lahiriah manusia sangatlah indah dibandingkan makhluk lainnya. Namun secara batiniah kita juga diberikan akal sehingga mulia lah kedudukan manusia dengan makhluk lainnya.

Didalam tubuh manusia ada dua akal yang diberikan Allah yaitu akal sehat dan akal tidak sehat. Untuk akal sehat masing-masing sudah punya tempat untuk diasah dan dibekalinya.

Akal sehat sendiri akan muncul dibarengi dengan iman kepada Allah yang senantiasa menjunjung tinggi segala perintahnya.

Sementara Akal tidak sehat yaitu akal yang dibarengi hawa nafsu negatif dibarengi dengan penyakit batin. Maka tidak dapat dipungkiri jika dipergunakan akal tidak sehat itu akan kedudukan manusia itu akan lebih hina.

Maka cara untuk memperbaiki akal kita menjadi sehat yaitu dengan adanya Allah ciptakan  puasa pada bulan  Ramadhan.
Bulan puasa merupakan bulan pembakar hawa nafsu jahat.

Bulan puasa bulan kita ditempat
untuk menjadi manusia yang punya akal sehat. Maka Pantasnya kita harus bersyukur menjadi ummat nabi Muhammad yang diciptakan dan diberikan khusus keistimewaan bulan puasa.

Dapat ditarik kesimpulan bulan puasa adalah bulan penawar segala racun akal tidak sehat. Maka gunakan kesempatan puasa untuk memperbaiki akal agak tidak diracuni hawa nafsu

“Barang siapa senang hatinya akan tiba bulan puasa , maka Allah haram kan tubuhnya dari api neraka,” hadis Nabi

Demikian Intisari dari Khatib Jum’at Di Mesjid Agung Darussalihin Idi Rayeuk, 1 Maret 2024.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button