OPINI

[PUISI ]Swastamita Kala Itu

Swastamita Kala Itu

Ambu sore itu tidak seperti biasa
Wangi yang muncul dari berbagai arah mengingatkan ku padamu
Ragaku terbawa oleh deraian ombak serentak
Anila yang sentiasa menerbangkan rambutku tanpa henti.

Melihat lautan lepas
Aku berpikir, akankah buana dan antariksa tau aku merindukan-mu!
Akankah engkau merasa hal yang sama tuan?

Kau ingat kala itu?
Berlarian ditepi pantai
Rambutku selalu terbawa angin tak tentu arah
Aku dan kamu menatap saling senyum

Kau ingat kala itu Tuan?
Ya….
Kita duduk ditepi pantai
Menatap swastamita dan bergandeng tangan….
Penuh asa untuk bersama!

Tapi dimana Tuanku?
Aku terduduk sendiri dibawah langit swastamita
Akankah kau kembali Tuanku?
Aku, swastamita dan buana selalu merindukanmu.

Penulis:

Ririn Dayanti Harahap
Mahasiswi Tadris Bahasa Indonesia IAIN Lhokseumawe

Email: ririndayantiharahap2005@gmail.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button