Abdul Muthalib Apresiasi Kapolres Hijaukan Kembali Lingkungan SMA N 1 Simpang Ulim

ACEH TIMUR – Wakil Ketua Komisi III DPRK Aceh Timur, Abdul Muthalib, S.T., mengapresiasi langkah Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., yang melakukan penanaman sejumlah pohon produktif di lingkungan SMA Negeri 1 Simpang Ulim, Jumat (30/10/2026).
Menurut Abdul Muthalib, kegiatan Green Policing tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya di lingkungan pendidikan.
Ia menilai, penanaman kembali pohon di sekolah bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga alam.
Sebagai alumni SMA Negeri 1 Simpang Ulim, Abdul Muthalib mengaku memiliki perhatian tersendiri terhadap kondisi sekolah tersebut. Baginya, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga lingkungan yang harus dijaga bersama agar tetap nyaman dan memberikan suasana belajar yang baik bagi para siswa.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Aceh Timur atas kepeduliannya terhadap lingkungan SMA Negeri 1 Simpang Ulim. Ini merupakan langkah positif. Kita berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik sehingga lingkungan sekolah kembali hijau, rindang dan asri,” ujar Abdul Muthalib.
Ia juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas seremoni penanaman pohon. Menurutnya, perlu ada komitmen bersama dari pihak sekolah, para siswa, alumni, pemerintah dan masyarakat untuk merawat tanaman yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Menanam pohon itu langkah awal, tetapi merawatnya hingga tumbuh besar adalah tanggung jawab bersama. Saya berharap para siswa ikut menjaga dan menjadikan kegiatan ini sebagai pembelajaran tentang kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.
Abdul Muthalib menambahkan, lingkungan sekolah yang hijau dan teduh merupakan salah satu bagian penting dalam menciptakan suasana pendidikan yang nyaman.
“Karena itu, saya berharap gerakan penghijauan dapat terus dilakukan dan menjadi perhatian bersama,” pungkas mantan Ketua IPPAT itu.(***)





